HIDUP DENGAN TUJUAN



“Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana”Amsal 19:21


Hidup dengan tujuan adalah satu-satunya cara untuk sungguh-sungguh hidup.
Lain dari itu berarti asal hidup saja. Sebagian besar orang bergumul dengan tiga masalah dasar dalam kehidupan. Yang pertama ialah identitas: “Siapa saya?”. Yang kedua ialah pentingnya kita: “Apakah saya penting?” dan yang ketiga ialah pengaruh: “Apakah jabatan saya dalam kehidupan?” Jawaban untuk ketiga pertanyaan ini terdapat dalam lima tujuan Allah bagi kita.
Begitu kita mengetahui apa yang Allah inginkan kita lakukan, maka berkat datang pada saat kita melakukannya. Ini mungkin kita harus berhenti melakukan beberapa hal lain. Ada banyak “hal” baik yang bisa kita kerjakan dalam kehidupan kita, tetapi tujuan-tujuan Allah adalah lima hal penting yang harus kita kerjakan.

APAKAH PERNYATAAN TUJUAN HIDUP ITU?


1.       Pernyataan tujuan hidup ialah pernyataan yang merangkum tujuan-tujuan Allah bagi kehidupan kita.
Dengan kata-kata sendiri kita menegaskan komitmen kita untuk lima tujuan Allah bagi kehidupan kita. Sebuah pernyataan tujuan bukanlah sebuah daftar sasaran. Sasaran bersifat; tujuan bersifat kekal.
2.       Pernyataan tujuan hidup ialah pernyataan yang menunjukkan arah hidup kita
Menulis tujuan kita di atas kertas akan mendorong kita untuk berpikir secara spesifik tentang jalan hidup kita. Sebuah pernyataan tujuan kehidupan bukan hanya memperjelas apa yang kita kerjakan terhadap waktu, kehidupan, dan uang kita, tetapi juga menunjukkan apa yang tidak akan kita kerjakan. Amsal berkata, “Orang pandai bertujuan untuk bertindak bijak, tetapi orang bodoh mulai dengan banyak tujuan.”
3.       Pernyataan tujuan hidup ialah pernyataan yang mendefinisikan “sukses” bagi kita
Pernyataan tujuan hidup menyatakan apa yang kita anggap penting, bukan apa yang dunia katakana penting. Pernyataan tujuan hidup memperjelas nilai-nilai kita. Paulus berkata, “Aku ingin agar kamu memahami apa yang benar-benar berharga.”
4.       Pernyataan tujuan hidup ialah pernyataan yang memperjelas peranan kita.
Kita akan memiliki peran-peran yang berbeda di atas panggung yang berbeda dalam kehidupan, tetapi tujuan-tujuan kita tidak akan pernah berubah. Tujuan-tujuan itu lebih besar daripada peran apapun yang akan kita miliki.
5.       Pernyataan tujuan hidup ialah pernyataan yang mengekspresikan shape kita.
Pernyataan tujuan hidup mencerminkan cara unik Allah dalam kehidupan kita untuk melayani Dia. Ambillah waktu untuk menulis pernyataan tujuan hidup kita. Jangan mencoba menyelesaikannya hanya dalam satu penulisan, dan jangan bermaksud sempurna dalam tulisan pertama; tulis saja pikiran-pikiran kita begitu pikiran-pikiran tersebut muncul.

LIMA PERTANYAAN TERBESAR DALAM KEHIDUPAN


1.       Apa yang akan menjadi pusat hidup kita?
Inilah pertanyaan tentang penyembahan. Untuk siapa kita akan hidup? Di sekitar apa kita akan membangun kehidupan kita? Kita bisa memusatkan kehidupan kita di sekitar karir, keluarga, olah raga atau hobi, uang, bersenang-senang, atau banyak kegiatan lainnya. Ini semua hal baik, tetapi tempatnya bukan dipusat kehidupan kita. Tidak ada sesuatupun yang kuat untuk menjaga keutuhan kita ketika kehidupan mulai goyah. Kita membutuhkan sebuah pusat yang tidak tergoyahkan.
2.       Apakah yang akan menjadi karakter kehidupan kita?
Inilah pertanyaan menyangkut pemuridan. Akan menjadi orang seperti apakah kita? Allah jauh lebih tertarik pada keadaan kita daripada pekerjaan kita. Ingatlah, kita akan membawa karakter kita ke dalam kekekalan, bukan karir kita. Buatlah daftar karakter yang ingin kita timbulkan dan kembangkan dalam kehidupan kita.
3.       Apakah yang akan menjadi sumbangsih kehidupan kita?
Inilah pertanyaan menyangkut pelayanan. Apa yang akan menjadi pelayanan kita di dalam Tubuh Kristus? Setelah mengenali kombinasi dari karunia-karunia rohani, hati, kemampuan, kepribadian, dan pengalaman (SHAPE) kita, apa yang akan menjadi peran terbaik kita di dalam keluarga Allah? Bagaimana kita bisa membuat perubahan? Adakah kelompok tertentu di dalam Tubuh di mana saya dibentuk untuk melayaniNya? Walaupun kita dibentuk untuk melayani orang lain, bahkan Yesus pun tidak memenuhi kebutuhan semua orang pada waktu Ia di dunia. Kita harus memilih siapa yang paling bisa kita tolong, berdasarkan shape kita.
4.       Apakah yang akan merupakan pesan kehidupan kita?
Inilah pertanyaan menyangkut misi kita kepada orang-orang yang belum percaya. Pernyataan misi kita ialah bagian dari pernyataan tujuan kehidupan kita. Pernyataan misi kita harus mencakup komitmen kita untuk membagikan kesaksian kita dan Kabar Baik kepada orang lain. Tentu saja, kehidupan kita harus mendukung dan membuktikan kebenaran pesan yang kita sampaikan. Sebelum sebagian besar orang yang belum percaya menerima Alkitab sebagai kitab yang bisa dipercayai, mereka ingin tahu apakah kita bisa dipercayai. Karena itulah Alkitab berkata, “Hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus.”
5.       Apakah yang akan menjadi komunitas kehidupan kita?
Inilah pertanyaan menyangkut persekutuan. Bagaimana kita akan menunjukkan komitmen kita kepada orang-orang percaya lainnya dan hubungan kita dengan keluarga Allah? Dalam keluarga gereja manakah kita akan bergabung sebagai anggota yang berfungsi? Semakin dewasa kita, semakin kita mengasihi Tubuh Kristus dan ingin berkorban untukNya. Kita perlu memasukkan ekspresi kasih kita untuk gereja Allah dalam pernyataan kita. Berdoalah dan pikirkanlah itu. Bicarakanlah dengan teman-teman dekat, dan renungkanlah Alkitab.



ALLAH INGIN MEMAKAI KITA 

Frase ini merupakan definisi dari kehidupan yang dijalani dengan baik. Kita mengerjakan hal yang kekal dan yang tanpa batas waktu (tujuan Allah) itu dengan cara terkini dan tepat pada waktunya (dalam generasi kita). Itulah arti dari kehidupan yang memiliki tujuan. Bukan generasi masa silam atau masa depan yang bisa melaksanakan tujuan Allah dalam generasi ini. hanya kita yang bisa.
Maukah kita menjadi orang yang bisa dipakai Allah untuk tujuanNya? Maukah kita melaksanakan tujuan Allah dalam generasi kita? Paulus menjalani kehidupan yang memiliki tujuan. Satu-satunya alasan Paulus untuk hidup ialah untuk memenuhi tujuan-tujuan yang ditentukan Allah baginya. Bila dalam memenuhi tujuan-tujuan kita terasa berat, jangan menyerah pada perasaan putus asa. Ingatlah upah kita, yang akan berlangsung kekal.
Bayangkan akan seperti apa rasanya nanti, ketika kita semua berdiri di hadapan takhta Allah mempersembahkan kehidupan kita dalam ucapan syukur dan pujian yang dalam kepada Kristus. Bersama-sama kita akan berkata, “Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendakMu semuanya itu ada dan diciptakan.” Kita akan memuji Dia atas rencanaNya dan akan hidup bagi tujuan-tujuanNya selamanya.


Comments

Popular posts from this blog

Wanita Lebih Berharga Dari Pada Permata

KUASA ALLAH DI DALAM KELEMAHAN KITA

KETIKA ALLAH TERASA JAUH